Sisi baik gagal mudik dua kali lebaran
Jika bisa jujur, saya menulis ini dengan hati getir sekalian bicara sama diri kita, "Ya kali tidak pulang daerah kembali tahun ini." Walau telah sekian tahun terlatih di perantauan, saya masih anak bungsu yang kerap kangen desa halaman. Ya, meskipun tidak kerap pulang sich, tetapi saya selalu meluangkan pulang satu tahun sekali di peristiwa puasa Ramadan atau lebaran.
Bayang-bayang masalah mudik yang selalu buat saya semangat Agen Judi Slot demikian saja sejak wabah virus Covid-19 menghajar Indonesia. Tahun kemarin, saya ingin tidak mau harus lebaran di tanah rantau. Tidak boleh bertanya rasanya, sudah tentu pahit! Hidup sendirian di kota orang, apa lagi di peristiwa hari Raya Idulfitri itu tidak membahagiakan sama sekalipun. Sialnya, saya harus merasakannya kembali tahun ini. Tetapi sesudah melipur diri kita berpikiran ulangi, tidak dapat mudik rupanya memberinya hal baik kok.
Mudik tanpa oleh-oleh itu aneh sekali dalam budaya kita sejauh ini. Saya juga pada akhirnya terlatih beli oleh-olehan dahulu saat sebelum mudik. Sebagai anak yang ingin kadang-kadang membahagiakan hati orang-tua, saya memang menyengaja memberinya suatu hal.sebuah hal. Karena itu, saya selalu menyisihkan upah untuk bujet mudik. Tidak hanya membeli oleh-olehan, ongkos transportasi juga perlu disiapkan. Apa lagi ingat jarak tanah lahir saya dan kota perantauan tidak dekat, sekitaran 606 km atau 12 jam 30 menit jika naik kereta api. Nach, bila tidak mudik, tentu saja semua bujet itu dipotong dari buku rencana keuangan /bulan.
Sejak memiliki status sebagai karyawan alias pekerja, saya Agen Judi Slot tidak pernah memperoleh angpau kembali saat Hari Raya Idulfitri. Kebalikannya, saya yang ditagih angpau sama sepupu-ponakan dan anak tetangga yang tiba silahturahmi. Tetapi, saya dapat sedikit lega tahun ini. Walau kangen sekali dengan desa halaman, dompet saya dapat sedikit ‘aman'. Saya akan berkelit, "angpaunya kelak saja cocok tante sudah pulang." Walau sebenarnya saya tidak tahu tentu kapan dapat pulang ke rumah; kemungkinan satu minggu, satu bulan, atau justru satu tahun kembali. Tidak ada yang jelas di bumi ini, apa lagi di periode wabah begini~
Mempunyai orang-tua yang suportif dan tidak kepingin ingin anaknya nikah memang nikmat yang pantas disyukuri, tetapi itu tidak berarti saya terlepas dari pertanyaan ‘kapan nikah?'. Saya selalu dibanding dengan rekan-rekan sepantaran yang terlebih dahulu nikah dan saat ini sudah punyai anak. Pertanyaan ‘kapan nikah?' sudah tentu saya terima setiap kali pulang ke rumah. Saat lebaran, pertanyaan itu semakin menjadi-jadi. Sekarang, saya tidak perlu pikirkan jawaban atas pertanyaan itu. Karena tidak mudik, automatis saya tidak akan memperoleh pertanyaan ‘kapan nikah' dari keluarga besar atau tetangga. Tenang~ 😌
Selainnya reuni, saya paling malas dibawa halal bihalal atau Agen Judi Slot berkumpul sama keluarga atau rekan saat perayaan Idulfitri. Saya semakin malas tiba jika undangan halal bihalal rekan-rekan sekolah khususnya rekan SD atau SMP. Bukan tinggi hati atau tidak menghargakan persahabatan, tetapi berjumpa dengan rekan SD itu ngggak mudah lo. Apa lagi jika kami jarang-jarang berjumpa dan tidak pernah komunikasi sejauh ini. Bukannya situasi hangat dan dekat, halal bihalal justru ‘krik-krik'. Canggung!
Belum juga rekan menjengkelkan yang ada selalu setiap acara seperti reuni atau halal bihalal. Mereka yang kerap ekspos perolehan dan harta walau saya dan rekan-rekan yang lain tidak perduli. Dengarkan seseorang itu tidak mudah, teman. Yakinlah, energi dapat terkuras habis dan itu benar-benar meletihkan. Jika ingat itu, saya sedikit mengucapkan syukur tidak mudik kembali tahun ini.
Beberapa orang kemungkinan rindu dengan Agen Judi Slot kaleng Khong Guan yang legendaris. Selama ini kaleng Khong Guan yang berisi rengginang telah menelan beberapa korban, terhitung saya. Walau kerap buat sedih orang yang membuka, tidak sedikit kok orang yang rindu kaleng penuh ‘kejutan' itu. Tetapi, saya bukan kelompok orang yang rindu kaleng Khong Guan saat lebaran. Berulang-kali saya sedih dengan kaleng Khong Guan, saya tidak ingin terkena tipu energinya kembali. Huh! 😤
Saya mengakui jika tidak semua bekas jahil, tetapi bekas saya satu ini buat pening kepala. Kami tidak pernah komunikasi sejauh ini. Namun, setiap saya pulang daerah, ada saja tingkahnya yang mengesalkan. Saya mengucapkan syukur tidak dapat mudik tahun ini, memiliki arti saya tidak harus berjumpa dengan sang bekas yang menjengkelkan. Kami memang sudah tidak punyai keinginan untuk bersama-sama dan saya tidak mengharap juga. Tetapi, dia selalu berkemauan menunjukkan jika saya salah sudah pisah dengannya. Dia belum senang jika saya belum berasa menyesal. Untuk apa coba?!
Untuk saya yang ingin melajang dan belum mempunyai Agen Judi Slot menikah dalam kurun waktu dekat, perjodohan seperti momok yang perlu dijauhi. Orang-tua saya sich rileks saja, tetapi tidak tahu kenapa malah keluarga besar yang gemar sekali memasangkan saya. Menurutnya, saya telah saatnya menikah dan mengurusi rumah tangga. Menurutnya kembali, seorang karyawan di kantor Kepala Dusun rumah saya ialah jodoh paling tepat. Walau sebenarnya saya sendiri tidak pernah bercakap sama orangnya. Hanya tahu namanya saja.
2x ngak mudik selama saat wabah ini memilukan. Seperti kutub positif dan kutub negatif, di bumi ini tidak ada yang betul-betul seutuhnya jelek dan baik. Dalam tiap kondisi juga ada selalu segi plus dan minus. Sama Agen Judi Slot tidak mudik tahun ini; benar ada minusnya, tetapi tidak berarti tidak plusnya. Jika kata seseorang yang saya mengenal, ada selalu beberapa sisi baik yang pantas dirayakan, sekecil apa saja itu.